Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Aksi Balap Liar Di Tol HK Sidoarjo Memicu Kekhawatiran Penduduk Sekitar

Penulis : Sultan Fadel Waluyo Putra | Editor : Ahmad Pasha Keane Saleh Dok. Pribadi/Sultan Fadel Waluyo Putra Sidoarjo  -  Minggu sore (5/4/2026), aksi balap liar di jalan tol HK kembali meresahkan masyarakat sekitar yang dimana sejumlah pemuda nekat memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Para pemuda dengan sengaja mereka memacu kecepatan yang sangat tinggi, bahkan melakukan manuver yang berbahaya keselamatan diri sendiri hingga pengguna jalan lain  Sejumlah warga juga mengaku resah dengan adanya aksi balap liar dengan suara bising kendaraan juga potensi kecelakaan yang bisa terjadi kapan saja. Dengan keberadaan balap liar yang dilakukan di Tol HK dinilai sangat berbahaya yang dimana jalur yang seharusnya digunakan untuk mobilitas yang aman dan tertib, khususnya untuk truk dan mobil. Maka dari itu, masyarakat berharap dengan adanya tindakan tegas dari pihak berwenang guna untuk menindak tegas aktivitas tersebut. Angga, salah satu warga sekitar jabon yang sering mengelu...

Malam Di Genteng Kali: Budaya Nongkrong Komunitas Motor Anak Muda Surabaya

Penulis: Ahmad Pasha Keane Saleh | Editor: Sultan Fadel Foto: Dok. Pribadi/Ahmad Pasha Keane Saleh Surabaya – Lampu jalan kuning pucat bercampur cahaya neon angkringan di seberang jalan menyinari deretan motor yang terparkir rapi di bahu jalan. Setiap akhir pekan dan rabu malam, kawasan ini menjadi tempat favorit para remaja pecinta otomotif untuk berkumpul. Deretan motor berjejer rapi di bahu jalan, sementara pemiliknya duduk santai di trotoar atau berdiri berbincang. Suasana dipenuhi obrolan ringan, tawa kecil, dan sesekali deru knalpot yang pelan. Bagi banyak anak muda, momen ini menjadi kebiasaan di malam hari yang dinanti-nanti  sebelum melanjutkan perjalanan night ride mengelilingi kota. Farhan, salah satu anggota komunitas motor yang sering hadir di Lokasi tersebut, mengatakan bahwa nongkrong di pinggir jalan sudah menjadi bagian dari gaya hidup mereka. “Anak motor memang rata-rata suka nongkrong di pinggiran jalan sebelum lanjut night ride. Di sini kita kumpul dulu, ngobro...

Melepas Penat di Kota Pahlawan: Fenomena Anak Rantau Cari Hiburan di Klub Malam Surabaya

Penulis : Jeremia Michael | Editor : Wilson Sebastian  Foto: Dok. Pribadi/Jeremia Michael Surabaya – Gemerlap lampu neon dan dentuman musik elektronik menjadi pemandangan lazim di sudut-sudut kota Surabaya saat malam mencapai puncaknya. Fenomena ini kini semakin lekat dengan gaya hidup para pekerja muda perantau yang menjadikan klub malam sebagai tempat pelarian dari penatnya rutinitas pekerjaan di kota industri. Surabaya, sebagai pusat ekonomi di Jawa Timur, menarik ribuan pendatang setiap tahunnya. Namun, di balik ambisi karier, banyak anak rantau yang harus bergelut dengan rasa sepi dan tekanan mental yang tinggi. Salah satu perantau yang merasakan dampak tersebut adalah Nadine (23). Perempuan asal jakarta yang sudah 3 tahun berkuliah di Surabaya ini mengaku rutin mengunjungi klub malam di kawasan Surabaya Barat maupun pusat kota saat akhir pekan. "Hidup di perantauan itu tekanan mentalnya beda. Di kampus kita dituntut bisa memanajemen waktu dan pintar, sementara di kos kita s...

Di Kahuripan, Akhir Pekan Bukan untuk Rebahan

Penulis: Eka Ramadani Anta Oktavia | Editor: Aura Wistara Ada Foto: Dok. Pribadi/Eka Ramadani Anta Oktavia. Suasana pagi di Jalan Kahuripan, Sidoarjo (5/4/2026). Berbagai kalangan memadati kawasan ini untuk berolahraga Sidoarjo – Matahari belum terlalu tinggi ketika Jalan Kahuripan sudah dipenuhi langkah kaki. Minggu pagi, (5/4/2026), kawasan yang dikenal dengan deretan pohon rindang di kanan dan kiri jalannya itu kembali menjadi titik kumpul warga Sidoarjo. Mereka datang bukan karena acara khusus, melainkan karena telah menjadi bagian dari rutinitas akhir pekan bersama orang-orang yang mereka cintai. Di antara keramaian itu, terlihat sepasang suami istri berlari santai sambil sesekali memperlambat langkahnya, mengikuti putra kecilnya yang mengayuh sepeda mungil. Dian, warga Sukodono, sudah menjadikan Kahuripan sebagai tujuan akhir pekan bersama suami dan anaknya yang masih berusia empat tahun. “Saya tiap akhir pekan lebih ke quality time bareng keluarga aja, tapi dalam ...

Dari Online ke Tiga Cabang, Toko Kosmetik Murah ini Diminati Mahasiswa

Penulis: Rania Chyntia Mecca | Editor: Ajeng Vanesa Zusanani Foto: Dok. Pribadi/Rania Chyntia Mecca Surabaya — Toko kosmetik Envio Store yang berlokasi di kawasan Rungkut Asri, sukses menarik perhatian mahasiswa dan pelajar. Berawal dari penjualan online di kawasan perumahan, Envio Store kini telah berkembang hingga memiliki tiga cabang di daerah yang berbeda. Perkembangan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya minat masyarakat terhadap produk skincare dan kosmetik. Penawaran harga produk yang relatif lebih murah dibandingkan toko lain, menarik minat konsumen terlebih kalangan pelajar dan mahasiswa. Berdasarkan informasi dari seorang mantan admin toko, perkembangan usaha ini meningkat secara bertahap sejak awal berdiri. “Awalnya Envio Store hanya menjual secara online dari rumah. Namun, karena jumlah pelanggan semakin banyak, akhirnya memutuskan untuk membuka toko fisik. Sekarang sudah berkembang dan memiliki tiga cabang”, ujar Serah, mantan admin Envio Store. Foto: Dok. Pribadi/Ra...

Estetika dan Rasa: Mengapa Artisan Milk Tea Lebih dari Sekadar Minuman Viral

Penulis: Aura Wistara Ada | Editor: Eka Ramadani Anta Oktavia         Foto: Dok. Pribadi/Aura Wistara Ada. Suasana Antrean Artisan Milk Tea di pusat perbelanjaan Surabaya (5/4/2026). Berbagai kalangan mengantre untuk menikmati teh.   Surabaya - Antrean panjang terlihat di sejumlah gerai minuman di pusat perbelanjaan Surabaya dalam beberapa tahun terakhir. Namun, bukan kopi yang mendominasi, melainkan Artisan milk tea yang kini tengah digandrungi kalangan anak muda. Sejumlah merek seperti Sancha dan Teazii kini semakin mudah ditemukan di pusat perbelanjaan besar seperti Galaxy Mall, Pakuwon Mall, dan Royal Plaza. Tren ini diprediksi akan semakin memuncak dengan kabar bergabungnya raksasa teh premium, Chagee, yang dijadwalkan akan membuka gerai pertamanya di Surabaya pada bulan Mei mendatang, bertempat di Tunjungan Plaza. Artisan milk tea dikenal sebagai minuman yang mengutamakan kualitas bahan, estetika tampilan, serta inovasi rasa yang beragam. Konsep in...

Bukan Sekadar Pameran, UYCC Art Gallery Jadi Spot Favorit Konten Kreator

P enulis: Ajeng Vanesa Zusanani | Editor: Rania Chyntia Mecca Dok. Pribadi/Ajeng Vanesa Zusanani Surabaya - Di tengah beragamnya pilihan tempat hiburan di Surabaya, UYCC Art Gallery menawarkan pengalaman yang berbeda. UYCC (Unicorn Young Collectors Club) Art Gallery berlokasi di Jalan Embong Tanjung No.46–48, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya. Berada di lantai dua The Win Hotel , galeri ini menjadi lokasi strategis yang mudah diakses dari pusat kota.  Memasuki ruang galeri, pengunjung disambut suasana temaram dengan penataan karya yang artistik. Lukisan dan instalasi seni ditampilkan di berbagai sudut ruang dengan visual yang menarik perhatian. Hal ini menjadikan galeri tidak hanya sebagai ruang apresiasi seni, tetapi juga spot favorit untuk membuat konten. Dok. Pribadi/Ajeng Vanesa Zusanani UYCC Art Gallery berdiri sejak pertengahan tahun 2023 dan berada dalam satu manajemen dengan Unic Hotel. Galeri ini dikelola oleh seorang kolektor seni karya seniman lokal Indones...

Ketika Ritual Spiritual Jadi Gaya Hidup Anak Muda Surabaya

Penulis : Wilson Sebastian | Editor : Jeremia Michael Foto : Dok. Pribadi/ Wilson Sebastian SURABAYA  — Di tengah keramaian kehidupan kota yang serba cepat, sebagian anak muda Surabaya justru memilih memperlambat Langkah mereka. Bukan dengan membuka aplikasi meditasi atau bergabung dengan kelas yoga, melainkan dengan hal yang lebih sederhana, yaitu rutin datang ke vihara setiap minggu. Di Vihara Buddhayana Dharmawira Centre (BDC), Jalan Raya Panjang Jiwo Permai, Surabaya, melaksanakan praktik puja bhakti mingguan bukan lagi sekadar kewajiban keagamaan. Bagi sebagian jemaat, ini sudah menjadi bagian dari rutinitas hidup, seperti olahraga pagi atau meal prep akhir pekan. Dari Pendiam, Jadi Terbuka Cathrine Anggrainy, 23 tahun, adalah salah satu contohnya. Animator freelance ini sudah mengenal vihara sejak kecil, namun baru benar-benar aktif dalam tiga tahun terakhir setelah bergabung dengan komunitas Muda-Mudi BDC dan menjadi salah satu pengurus organisasi tersebut. "Awalnya saya ik...

Pesona Thrift di Jatim Expo: Cara Anak Muda Surabaya Tampil Gaya Tanpa Harus Mahal

Penulis: Cahya Dwi Calista Putri | Editor: Nathania Indy Putri Foto: Dok. Pribadi/Cahya Dwi Calista Putri Surabaya –   Beberapa tahun terakhir, pandangan terhadap barang bekas, terutama pakaian telah bergeser total. Jika dulu hanya dianggap sebelah mata, kini ‘thrifting’ atau berburu pakaian bekas berkualitas telah bertransformasi menjadi tren fashion yang digandrungi generasi muda di berbagai kota. Fenomena ini terlihat jelas dalam berbagai event UMKM dan fashion , seperti yang terekam dalam kemeriahan Dorkas Fest di Jatim Expo Surabaya Maret lalu. Gelaran tersebut menjadi bukti nyata bahwa stigma pakaian bekas yang dulu dianggap sebelah mata, kini telah bergeser menjadi tren fashion yang bergengsi dan ramah di kantong.  Gedung Jatim Expo disulap menjadi pusat perburuan “harta karun”. Bukan soal baju loak yang berantakan, koleksi yang ditawarkan sudah dikurasi dengan rapi oleh puluhan stan. Pilihannya pun sangat lengkap, mulai dari kaos vintage tahun 90-an, deretan sepatu s...

Aksesori Makin Digandrungi, BYLI Market Kebanjiran Peminat Anak Muda

Penulis: Nathania Indy Putri | Editor: Cahya Dwi Calista Foto: Dok. Pribadi/Nathania Indy Putri Surabaya – Kemeriahan Dorkas Fest Special Ramadhan di Jatim Expo pada Maret lalu meninggalkan catatan menarik. Salah satunya adalah fenomena stan aksesoris yang terus dipadati oleh generasi muda. Ini menunjukkan bahwa tren aksesoris kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup generasi muda di Surabaya. Tren aksesoris manik-manik yang dijadikan sebagai gelang, kalung, maupun cincin ini semakin populer yang dipicu oleh pengaruh penggemar Taylor Swift. Mereka saling bertukar gelang persahabatan atau friendship bracelets saat konser Taylor Swift berlangsung. Tren tersebut tidak lepas dari pengaruh sosial media. Para penggemar menampilkan gelang persahabatan mereka sebagai hal yang unik dan menjadi bagian dari gaya hidup. Tidak hanya gelang tren aksesoris keychain atau gantungan kunci juga berkembang di sosial media, banyak dari pengguna yang menggunggah foto mereka menggunakan ...